Rabu, 21 Mei 2014

RASAN RASAN !!!

Yya itulah kebiasaan kaum hawa.,
namun jangan salah, meski kamu hawa diciptakan dengan keadaan yang demikian, tidak menutup kemungkinan kaum adam melakukan hal serupa. . . 
lagi pula setiap individu berhak memiliki, memberikan, melontarkan pendapat dari pemikirannya tentang suatu object, entah itu hidup ataupun tidak, bergantung pada konteks yang dimaksud.,
namun bagiku. . .
Terserah seperti apa penilaian orang
itu HAK MASING MASING INDIVIDU !!!
Kalaupun itu buruk, itu juga HAK, toh itu gambaran dari orang lain yang bisa jadi, bisa membuat kita menjadi lebih baik.,
Di saring saja kata katanya, jangan terlalu dianggap serius, dan jangan dibiarkan begitu saja
Karena jika kamu ingin menjadi orang yang lebih baik dari sebelumnya
Belajarlah untuk mendengarkan, dengarlah percikan percikan yang bergeming pelan disekitarmu.,
Dengarlah dan rasakan. . .
Setelah kamu belajar mendengar dan merasakan cobalah untuk perbaiki dari apa yang telah kamu dengar, dan kamu rasakan.,
*Seperti kata mutiara dalam mahfudlat.,
‘cobalah dan mengertilah maka kamu akan tahu.’

Cobalah untuk menerima, jangan menyangkal penilaian dari orang lain, karena bisa jadi itu membuat kita lebih baik untuk kedepan,.
karena rencana Tuhan siapa yang tahu.,

Jangan mudah terpancing emosi, karena tahukah engkau kawanku, bila emosi diatasi dengan emosi, tak akan menyelesaikan masalah yang ada.,
malah akan menambah masalah yang baru, dan bisa jadi akan menambah rumit dari kasus yang sebelumnya.,
Segala yang diselesaikan dengan emosi tak akan menemui hasil yang diinginkan, bisa jadi akan banyak kalimat kalimat penyesalan di akhir cerita.,

Kesabaran memang kunci utama dalam segala persoalan.,
karena janganlah mau diperdaya oleh nafsu karena hal hal sepele.,


so, always keep your smile guys :)  
(h.p.)

Senin, 19 Mei 2014

Suppossition. . .

‘Andai saja...’

Andai saja. Ya, mungkin itu kata-kata yang terngiang dalam benak dan fikiranku. Kata-kata itulah yang menggambarkan inginku padamu. Namun, mungkin ini hanya rasaku saja yang terlalu berharap akan hadirmu. . . 

Dan mungkin kau tak akan pernah mengetahui hal ini.
Kau bahkan tak pernah menanyai tentang rasa ini,
tentang kerinduan yang selalu menjelma di kala sang waktu lengah...

Taukah kau...
‘ya aku tahu, kau tak akan pernah mengetahuinya’
Jika saja kau menanyai kembali dengan jeli, menanyaiku dengan segenap inginmu, mungkin jawaban yang akan terlontar akan sama dengan beberapa tahun lalu.
hanya saja, aku tak pernah jujur, aku tak ingin memperlihatkan yang sebenarnya padamu.

Dari awal sebelum semua yang mengawali, aku yang memulai cerita ini,..
Memperhatikanmu dalam diam, menyimak diantara keramaian, melihat tanpa ada yang tahu menyelundup akan arsipmu, mengkodekan tiap inginku, dan masih banyak hal-hal yang lebih aneh bin gila yang aku lakukan terhadapmu, terhadap tiap gerakan yang kau buat.

Ya,. . .
itu semua aku lakuakan tanpa sepengetahuanmu, dan itu sangatlah menarik, dan mungkin akan aneh bagi kebanyakan orang.

Aku bisa melakukan itu semua, hanya saja yang susah bagiku ialah menghentikan rasa ini, memendamnya, mendekap erat tiap kali berhadapan denganmu.
Dan, sesuatu yang aneh jika aku menampakkannya, walaupun kau sudah menanyai tentang itu padaku. ‘Dan terdapat kesalahan, kesalahan yang kau buat terhadap pertanyaan pertanyaan itu, yang tepat bukan pada pertanyaanya, 
tahukah kau apa kesalahan itu, kesalahannya terletak melalui apa kau bertanya,  kau tidak berbicara secara empat mata denganku, kau selalu melalui perantara entah bagaimana bentuk perantara tersebut.

‘andai’ kan kau tahu, kau bisa membaca kode dari sorot mataku, kau akan menemukan jawaban yang berbeda dari apa yang terlontar.
# sedikit catatan :
Semua dan apapun itu pandai bersandiwara, jika kau jeli kau akan menemukan celah celah yang akan menampakkan bagiannya, bagian yang akan menuntunmu pada kejujuran yang tersembunyi, kejujuran yang tak akan siapapun dapat mengelak kebenarannya
Ya..
Tentu saja semua ini hanya pengandaian yang tak berujung. Dan aku berterima kasih padamu karena telah mengajariku tentang semua ini, tentang dunia fantasi yang sangat baru bagiku.
Dunia yang penuh imajinasi, imajinasi yang sungguh menghiburku dari hiruk pikuk dunia yang kejam ini, yang penuh akan masalah.
Oleh karenanya aku sangat berterima kasih, atas semua fantasi yang telah kau ajarkan padaku.
yang telah membukakan fikiranku akan hal ini.

Dan akan hal ini aku selalu mendo’akanmu...
berharap segala yang terbaik selalu mengiringi tiap langkahmu. . . .


*teruslah berusaha, walau apapun yang terjadi :) (h.p.)

Rabu, 14 Mei 2014

Secret Admiror

Ngefans sama seseorang itu sangat menyenangkan, walaupun itu bisa dinamakan ‘cidaha’,'ya walaupun ngga juga ssi'. Apapun bentuknya, apapun gerak-geriknya pasti terlihat lucu di mata kita. Ya’ kalau diterawang kacamata biasa sih, itu adalah hal yang biasa seperti kebanyakan orang. Namun, bagi dia yang telah memiliki tanda tersebut pasti akan berbeda rasanya, hehe....

Walau tak berbincang pun, asal bisa berpapasan pasti itu menjadi lucu. Bila terus memperhatikan pasti kita akan tertawa sendiri seolah ngeliat ‘stand up comedy’.

Akan lebih menyenangkan bila yang kita fans, tidak mengerti kita atau bisa dibilang kita akan menjadi secret admiror. Dengan demikian orang yang kita perhatikan tidak akan mengerti gerak-gerik yang kita lakukan terhadapnya. Bila kita sampai ketahuan oleh pihak yang kita fans, kemungkinan besar kita tidak akan leluasa dalam hal pengintaian atau bisa dibilang dalam bahasa yang lagi in untuk saat ini adalah mengkepo seseorang.

Ada suatu moment yang kita ikuti akan terasa bosan *menurutku hal yang wajar*, namun akan menjadi cerita yang berbeda jika ada seseorang yang kita intai terlibat dalam moment tersebut. Kemungkinan kita akan merasa moment itu menyenangkan, bahkan ga pengen moment tersebut berakhir, ya ga?

Biasanya yang paling sering dilakukan untuk hal mengkepo ini adalah mencuri. Tentunya bukan mencuri yang berupa materi, melainkan mencuri yang dimaksud adalah mencuri pandangan. Karena dari itulah kita akan tahu hal-hal apa saja yang dilakukan sang object. Bahkan, dari itulah kita akan kebiasaan serta ciri khas yang dilakukan oleh sang object. Hingga suatu yang membuat kita BM menjadi GM akibat yang kita lakukan terhadap sang object.

Hal ini mungkin tidak dapat dijelaskan secara logika, bagaimana kronologi kasus ini bisa terjadi. Dan juga apakah lgika bisa menjelaskan bagaimana tindakan yang dilakukan sang object *walaupun sama seperti kebanyakan orang* akan terlihat berbeda dimata kita, seperti istimewa, unik, lucu, bahkan membuat kita melting. Tapi, ya inilah kenyataannya.
Entah mengapa semua keunikan yang diperbuat membuat kita tidak bosan untuk  terus memperhatikan.



'tetap semangat kawan, terus raih impianmu (: (h.p.)'
 

my star word Template by Ipietoon Cute Blog Design and Bukit Gambang